IndiHome Website | Google Diprotes Masyarakat Aceh Tentang Terjemahan Diskriminatif

IndiHome Website | Google Diprotes Masyarakat Aceh Tentang Terjemahan Diskriminatif

IndiHome Website https://IndiHome-Telkom.id Internet Fiber, TV Interaktif, Telepon. Harga Mulai Dari Rp 280 Ribu. Daftar Sekarang!


Google menghadapi protes dari Forum Masyarakat Melayu dan Aceh terkait terjemahan bahasa Melayu serta Aceh yang dianggap diskriminatif. Forum Masyarakat Melayu dan Aceh menilai fitur penerjemah Google Translate salah menerjemahkan beberapa kalimat.

Perwakilan Forum Masyarakat Melayu dan Aceh, Tengku Muhammad Dhani Iqbal mengatakan surat terbuka yang ditujukan kepada Google Indonesia pada hari Selasa (15/10) bermula ketika anggotanya membagikan tangkapan layar terjemahan bernada diskriminatif.

Dhani mengatakan layanan penerjemah Google itu terkesan diskriminatif dan menyerang bahasa Melayu dan Aceh.

“Sebelum tanggal 15 Oktober, saya dapat tangkapan layar dari sejumlah teman secara pribadi maupun dibagikan ke grup percakapan Forum Masyarakat Melayu dan Aceh di WhatsApp,” kata dia, Rabu (16/10).

Menurutnya hasil penerjemahan itu bukan hanya dinilai diskriminatif untuk bahasa Melayu, tetapi juga Minahasa, Simalungan, dan Makassar.

Dhani mengatakan pihaknya lalu mengkonsultasikan temuannya itu kepada sejumlah pakar TI. Hasilnya, para pakar meyakini terdapat kesalahan teknis dan human error (kesalahan manusia).

Hanya saja, Dhani mengatakan tidak memiliki mekanisme verifikasi data sampai akhirnya melayangkan surat terbuka kepada Google.

Google akui terdapat kesalahan penerjemahan

Saat dikonfirmasi soal keluhan protes yang disampaikan Forum Masyarakat Aceh, Communication Manager Google Indonesia Feliciana Wienathan mengakui adanya kesalahan penerjemahan. Feliciana mengatakan pihaknya menyadari kesalahan itu.

Untuk itu, Feliciana menegaskan pihaknya sedang melakukan perbaikan atas kendala tersebut.

“Kami sudah menyadari bahwa ada kesalahan terjemahan di Google Translate. Saat ini, kami sedang meneliti hal ini dan mengerjakan perbaikan segera,” jelas Feliciana , Rabu (16/10).

Ia pun mengatakan Google Indonesia menyampaikan permohonan maaf, khususnya kepada masyarakat Melayu dan Aceh

“Kami memohon maaf kepada siapa pun yang barangkali merasa tak nyaman oleh terjemahan ini,” tambahnya.

Google belum juga respons protes

Walau sudah dalam proses perbaikan, pihak Forum Masyarakat Aceh mengatakan belum mendapat respons dari Google Indoensia.

Dhani mengatakan sampai sekarang pihaknya belum mendapat keterangan resmi terkait surat terbuka yang sudah disampaikan kepada Google.

“Dari pihak Google Indonesia belum juga menghubungi kami secara langsung, sepatutnya mereka menanggapi surat kami melalui mekanisme surat balasan,” tuturnya.

Lebih lanjut, kalau Google belum juga menghapus makna terjemahan tersebut selama kurun waktu tiga hari. Maka Forum Masyarakat Melayu dan Aceh akan mengambil tindakan hukum.

“Di dalam surat kami pun sudah memberikan tenggak waktu selama 3×24 jam terhitung tanggal 15 Oktober 2019. Kalau belum dapat respons, kita akan bawa ini ke ranah hukum,” ucapnya.


Terapi Hiperhidrosis dengan Mesin Ionto untuk Hyperhidrosis Keringat Berlebih Terbukti Sejak Tahun 2009 https://Indonesia-Hyperhidrosis-Center.com


Sumber: cnnindonesia dot com

indihome fiber harga, indihome promo, indihome tarif, indihome, daftar indihome, indihome fiber, indihome internet, indihome paket internet, internet indihome, paket indihome, promo paket indihome, paket internet indihome, indihome 100mbps, indihome internet only, indihome website, paket indihome internet only, 10 mbps indihome, paket indihome tv, paket indihome internet, internet only indihome, indihome 20mbps, promo indihome 2019, indihome paket internet only, 20 mbps indihome, paket indihome 100mbps

Leave a Reply